Pelaporan Pernikahan dari Luar Negeri di Indonesia

Buat kalian yang menikah di Luar Negri dan ingin melaporkan pernikahan di Indonesia maka di blog kali ini gw akan menceritakan pengalaman gw yah…

Begini ceritanya, setelah mendaftarkan Pernikahan di ROM, maka tahap selanjutnya adalah melaporkan pernikahan ke KBRI di Singapura. Datang ke bagian konseler loket 4 lantai 2. Bawa dokumen sebagai berikut :

1. Paspor kedua pasangan , copy dan asli

2. Kartu Identitas Singapura, copy dan asli

3. Copy akta pernikahan dari ROM, copy biasa bukan yang certified copy

4. Membayar biaya proses sebesar $32

5. Mengisi formulir lapor pernikahan yang diberikan

Menurut gw pelaporan di kedutaan Indonesia itu gampang banget, ga perlu bikin janji dan bisa langsung datang yang penting waktunya sesuai peraturan. Apabila mau memasukkan dokumen akan dilayani dari pukul 9 -12 siang dan untuk pengambilan dokumen dimulai dari pukul 14.30 – 17.00 sore. Waktu pengerjaan dokumen hanya 3 hari saja.

Urusan di Singapura selesai gw langsung berangkat ke Jakarta. Sebenarnya pelaporan pernikahan di Indonesia tidak perlu terburu-buru, hanya saja apabila pelaporan dilakukan lebih dari 1 tahun dari tanggal pernikahan maka akan dikenakan denda maksimal sebesar Rp. 1.000.000,-

Berdasarkan instruksi dari KBRI, pelaporan pernikahan dilakukan di Kantor Catatan Sipil sesuai alamat KTP di Indonesia. Waktu gw datang ke Capil Jakarta Timur yang letaknya di rawamangun, mereka mengatakan bahwa pelaporan pernikahan dari Luar Negeri untuk pemegang KTP Jakarta harus dilakukan di Kantor Catatan Sipil Pusat di Grogol. Gedungnya unik dan parkirnya kecil tapi di dalam gedung ramainya minta ampun.

Loket untuk pelaporan pernikahan Luar Negri adalah Loket C. Dokumen apa saja yang diperlukan :

1. Copy akta perkawinan dan terjemahan akta perkawinan Asli ( cari penerjemah tersumpah yang diakui dan terdaftar di pemerintahan Jakarta)

2. Copy surat lapor pernikahan ke perwakilan KBRI sesuai dengak ID luar negeri

3. Copy KK  dan KTP Indonesia

4. Copy paspor kedua pasangan

5. Pasfoto berdampingan dengan background merah, ukuran 4 x 6 cm sebanyak 2 lembar

6. Copy akta kelahiran kedua pasangan (akta kelahiran Nico tidak gw terjemahkan kedalam bahasa Indonesia)

7. Perjanjian Pra-Nikah

Sertifikat pelaporan pernikahan akan keluar sekitar 1-2 minggu. Pengambilan bisa diwakilkan oleh siapapun asal membawa tanda terima dokumen. Pelaporan tidak dikenakan biaya apapun alias gratis 🙂

“ yang harus dipatuhi dan ditaati itu hukum dan peraturan yang ada, bukan aparatnya “ 

Share love not hate,

CK

Jangan kesepian di Negara orang! Ini cara cari teman menurut gw!

Harus pindah ke Luar Negeri karena tuntutan pekerjaan suami? Artinya meninggalkan keluarga dan teman-teman di Indonesia memang ga gampang yah. Rasa sedih, senang, penasaran tercampur menjadi satu. Gimana rasanya tinggal di luar negeri? Dulu gw paling banter pindah pulau doang itu juga masih di Indonesia. Selama hampir dua tahun gw tinggal di Singapura, gw mau sharing gimana caranya untuk mendapatkan teman dan merasa lebih betah di Negara Singa ini :

1. Ikut les bahasa

Disini gw ikut les bahasa Perancis, memang ga gampang untuk langsung dapat teman tapi karena kita punya kesamaan to gain our knowledge in french language akhirnya jadi sering sharing tentang acara yang berhubungan dengan kebudayaan Perancis dan diskusi materi les di kedai kopi samping tempat les. Tapi sekarang gw lagi vacum les bahasa Perancis karena otak gw cape, masa belajar tapi ga pinter-pinter LOL

2. Ikut group Aktif di Facebook

Buat kalian para perempuan yang saat ini belum bekerja, masih mencari pekerjaan, ataupun tidak ingin bekerja (do whatever you like!) berikut beberapa group aktif di Facebook :

  • Olahraga Gratis gabung di Free yoga in Singapore, Gw orangnya suka olahraga apalagi olahraga gratisan. Berdasarkan info dari teman gw, akhirnya gw memberanikan diri untuk ikut yoga gratisan yang diadakan oleh beberapa orang yang suka yoga dan memberikan kelas gratis di hari sabtu pagi. Dari situ banyak informasi yang gw dapatkan dan banyak teman baru juga pastinya.
  • Yang mau cari pekerjaan bisa gabung di Singapore Expat Job Seekers, disini banyak sekali informasi pekerjaan. Teliti sebelum apply yah, jangan sampai kena scam di janjiin gaji besar tapi di suruh jualan dan pengurusan visa kurang jelas, SKIP!
  • Suka anak-anak dan ingin berpartisipasi? Gabung di Expat making difference in Singapore. Group ini fokus melakukan charity untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak di crisis centre. Kegiatannya banyak mulai dari bermain bersama, membacakan buku dan memasak.
  • Singapore DP holders social, nah kalau yang ini khusus untuk perempuan-perempuan yang mau sekedar chit-chat sambil makan siang ataupun sambil ngopi.
  • Komunitas kawin campur merupakan group FB yang terkenal banget dikalangan pelaku kawin campur khususnya orang Indonesia. Didalam group ini kalian bisa menemukan segala macam informasi khususnya dokumen pernikahan. Gw gabung di group ini sekitar tahun 2016 dan mencoba mencari perempuan sesama Indonesia yang tinggal di Singapura. Mengesampingkan rasa malu, gw coba kontak beberapa orang dan akhirnya gw bertemu dengan blogger yang blognya sering gw kepoin untuk cari-cari informasi karena mba desisachiko ini menikah di Singapura sama orang Perancis juga! Seiring berjalannya waktu sekarang gw dan mba desi mencoba mengumpulkan beberapa istri-istri Indonesia agar bisa saling silahturahmi dan berbagi informasi.

3. Gabung di aplikasi Meetup

Selain Facebook ada juga aplikasi MEETUP, is it ring a bel for you? Sebenarnya gw sudah punya akun meetup dari tahun 2011 tapi tidak pernah gw gunakan. Gw download aplikasi meetup lagi dan mencari group apa yang ada didekat gw dan ask to join. Ternyata meetup di Singapura cukup terkenal, ada banyak sekali group yang aktif mulai dari belajar bahasa, makan, nonton, hangout, olahraga, traveling dan sampai akhirnya gw menemukan group istri expatriates yang menyebut diri mereka Singapore stay home wives dan Singapore International Ladies. Gw semakin sering gabung di acara-acara yang diadakan kedua group tersebut karena pada intinya perempuan yang gabung memiliki kesamaan yaitu ingin tetap berkembang, ingin bertemu dan mencari teman, ingin hidup lebih sehat, ingin menikmati waktu yang ada dan berbagi informasi. Jadi ga heran kalau kegiatannya selalu full dari senin-jumat mulai dari olahraga pagi, kelas memasak, tour keliling Singapura, ngopi sampai makan siang juga ada. Tinggal kalian pilih deh!

Dari semua kegiatan diatas akhirnya berkembanglah jaringan informasi dan pertemanan di Singapura. Sekarang kalau mau belajar bahasa gw bisa minta tolong sama beberapa teman untuk latihan. Gw merasa karena banyaknya teman jadi lebih betah tinggal di Singapura deh 🙂

Notes :  Punya teman dari segala penjuru dunia manapun intinya tetap sama harus saling menghargai, jangan rasis, jangan kepo! Orang punya kehidupan pribadi yang tidak mau di share jadi hormatilah 🙂

Gw mencoba untuk seimbang dalam berteman, maksudnya gw sering kumpul sama sesama orang Indonesia tapi juga sering kumpul sama orang non-indonesia karena gw tinggal di Singapura ada bagusnya kalau gw bisa improve bahasa asing dan pola pikir juga kan 🙂 

Jangan malu, selalu percaya diri, jadi diri sendiri dan jangan lupa senyum! Gw ga pernah berharap orang mau temenan sama gw karena kaya (boro-boro), pinter (jauh banget) or whatever ! Kalau memang nyaman ya teruskan..

Ga semua orang akan suka sama gw, begitu juga sebaliknya kan? So gw ga pernah maksa ataupun memaksakan apapun.

” not everyone can fit in your life, accept it and move forward “

Share love not hate!

 

CK

Menikah di Singapura, ribet? Kagak! 

Halo semua,

Hari ini gw mau berbagi cerita bagaimana cara mendaftarkan pernikahan di Singapura. Selama ini status gw dan Nico yaitu common-law marriage (pernah gw share di blog gw sebelumnya tentang LTVP). Setelah menunda-nunda, kita akhirnya mendaftarkan pernikahan di Singapura agar pernikahan kita bisa diakui dan bisa diterbitkan buku pernikahan dari Indonesia dan Perancis. Cara pelaporan nikah di kedua negara akan gw tulis di blog terpisah ya sekarang fokus cerita tentang pendaftaran di Singapura.

Pertama, lembaga yang melayani pernikahan di Singapura disebut ROM (Register of Marriage) dan ROMM (Register of Muslim Marriage), perbedaanya adalah ROMM merupakan tempat untuk mendaftarkan pernikahan bagi pasangan yang dua-duanya beragama islam. Selebihnya pasangan beragama lain dan berbeda agama mendaftarkan pernikahan di ROM.

Berdasarkan survey gw dari berbagai sumber, banyak sekali pasangan  westerners ataupun pasangan dari Indonesia yang berbeda keyakinan mendaftarkan pernikahan di ROM singapura. Hal ini dikarenakan pendaftaran pernikahan di Singapura sangat simpel dan semua syarat jelas tertulis di website kita tinggal mengikuti saja.

Kedua, untuk mendaftarkan pernikahan kalian bisa buka website www.rom.gov.sg dan isi form sesuai dengan passport serta ID Singapura (apabila ada). Oia diperlukan juga dua data saksi yang nantinya nama mereka akan dicantumkan di sertifikat pernikahan. Tanggal pernikahan bisa dilakukan minimal 3 minggu dan maksimal 3 bulan setelah mengisi form di website ROM. Tempat pernikahan kalian bisa pilih di kantor ROM atau diluar ROM tentunya dengan biaya tambahan ya. Waktu gw ngisi form hanya diperlukan waktu 10menit saja dan semua beres!

Ketiga, setelah pengisian form maka kalian akan menerima surat konfirmasi dari ROM. Isinya nomer registrasi, tanggal verifikasi dokumen, tanggal pernikahan, dan dokumen apa saja yang harus dibawa di kedua hari tersebut. Pesen dari gw kalau kalian ragu karena banyaknya referensi yang mengatakan bahwa di ROM perlu surat ini-itu lebih baik kontak langsung ROM nya yah biar lebih jelas 🙂

Keempat, verifikasi dokumen biasanya dilakuan 1/2 hari sebelum tanggal pernikahan. Pasangan yang mau menikah harus datang ke kantor ROM. Dokumen yang di verifikasi adalah passport kedua pasangan,  ID Singapura dan passport kedua saksi. Cek yang teliti yah semua data jangan sampai ada salah penulisan. Setelah semua dokumen di approved maka kedua pasangan harus membaca sumpah yang menyatakan bahwa semua dokumen yang diberikan adalah asli dan dapat dibuktikan kebenarannya.

Kelima, gw dan Nico memilih untuk mendaftarkan di kantor ROM. Kita datang 30 menit sebelum jam yang kita pilih, setelah semua saksi lengkap kita langsung masuk ke dalam ruangan solemnization. Di dalam ruangan sudah ada solemnizer yang akan memberikan wejangan tentang pernikahan dan penandatanganan sertifikat pernikahan. Sebenarnya kalian boleh membawa 20 orang teman untuk masuk kedalam ruangan solemnisation tapi gw cuma berenam saja. Setelah kurang lebih 10 menit yang tidak ada romantis-romantisnya, selesai sudah pendaftaran pernikahan dan sertifikat nan mahal akhirnya ada ditangan juga! LOL

Notes : disini gw ga bertujuan untuk menyemangati pasangan yang berbeda agama agar mengikuti jejak gw karena hidup itu masalah pilihan, kalau memang bahagia teruskan! 

Dari awal gw kenal Nico, dy memang udah clear and loud bahwa ga akan pernah pindah agama apapun, anyway buat yang sotoy Nico itu Atheis ga punya agama ya. Kalau oneday Nico mau masuk islam ya alhamdulilah, jangan karena gw tapi karena dy mau. 

Gw mungkin emang bukan islam yang baik tapi gw juga bukan islam yang jahat ko, gw menghargai apapun kepercayaan orang. 

“Agama itu urusan garis lurus antara manusia dan tuhannya”

Lot of love,

CK

Cara mengurus Surat N1-N6 di Indonesia untuk menikah 

Halloooo,

kali ini gw mau bahas tentang proses gw mengurus surat-surat sebagai dokumen pelengkap untuk menikah secara legal, baik di Indonesia, Singapura dan Perancis.

Seperti yang pernah gw jelaskan bahwa status gw dan Nico itu Common-law  Marriage atau mungkin kalau di Indonesia dikenal dengan nikah siri kali yah? Kita tetap harus melakukan pendaftaran pernikahan di Register of Marriage (ROM) Singapura agar bisa dicatatkan secara sipil di Catatan Sipil Indonesia dan Perancis.

Sebenarnya tidak ada yang mewajibkan karena selama tinggal di Singapura kita berdua bahagia saja dengan status kita, so what ya kan? Anyway semua itu sesuai keputusan masing-masing yah dalam hidup maunya seperti apa 🙂

akhirnya kerempongan pun gw mulai! Semua pengurusan surat-surat nikah ini harus gw lakukan di Jakarta karena KTP gw masih terdaftar di Jakarta Timur.

Proses pertama yang harus kalian lakukan adalah membuat surat pernyataan bermaterai bahwa gw perawan. Didalam surat tersebut harus ada tanda tangan gw, orang tua dan diketahui oleh RT dan RW. Gw juga ga paham sih kenapa surat ini penting banget buat di bikin, hareeee geneeee getooo

Bawalah surat tersebut ke rumah bapak/ibu RT yang nantinya akan ditandatangani oleh beliau. RT juga akan mengeluarkan surat pengantar nikah yang selanjutnya harus ditandatangani oleh RW, kemudian semua surat akan diserahkan ke kantor kelurahan.

Note : proses di RT dan RW GRATIS katanya tetapi karena perasaan ga enak dan dianggap akan menjadi orang kaya karena menikah sama bule maka gw memberikan sumbangan lah (seenggak) ikhlasnya.

Proses kedua setelah semua surat dari RT dan RW terkumpul maka bawalah ke kantor kelurahan. Pihak kelurahan meminta gw mengisi formulir yang isinya data gw, data orangtua, data calon pasangan dan dimana tempat menikah (Gw memberikan alamat ROM lengkap). Setelah sehari menunggu akhirnya kelurahan mengeluarkan beberapa surat untuk gw yang dikenal sebagai surat N1-N6

N1 adalah surat keterangan untuk menikah, dasar surat ini adalah surat pernyataan yang gw buat dan didalamnya menyatakan bahwa gw perawan dan belum pernah menikah sebelumnya.

N2 adalah surat keterangan asal-usul yang isinya data pribadi gw dan orang tua. Surat ini berdasarkan kartu keluarga.

N4 adalah surat keterangan orang tua yang isinya kurang lebih sama dengan N2 sih ya.

N5 adalah surat izin menikah dari orang tua yang berisikan bahwa orangtua memberikan izin tanpa keberatan untuk menikahkan gw dengan Nico.

PM1 adalah surat keterangan yang berisi data gw dan alamat tempat gw akan menikah.

Proses ketiga, Nah setelah semua surat dari kelurahan dinyatakan sudah lengkap maka bawalah surat-surat tersebut ke KUA sesuai daerah kecamatan yang tercantum di KTP yah. Buat apa harus ke KUA? Karena gw orang islam maka gw memerlukan surat rekomendasi yang menyatakan bahwa gw tidak ada tanggungan ataupun ikatan sehingga tidak ada halangan untuk menikah di Singapura.

Cerita waktu di KUA :

Kantor KUA yang gw datangi bangunannya sudah tua banget dan kurang terawat gitu. Sesampainya disana gw disambut sama ibu receptionist dan disuruh menunggu sebentar. Ternyata gw disuruh masuk ke ruangan kepala KUA dan gw di wawancara sama bapak kepala KUA dengan pertanyaan super banyak mulai dari mengapa menikah di Singapura? Mengapa menikah dengan bule? Mengapa bulenya ga masuk islam? Mengapa kamu ga tunggu saja sampai masuk islam? Orangtua taukah dengan hub kalian? Ko bisa orang tua setuju dengan pernikahan beda agama begini? ketemu dimana yah? belajar bahasa inggrisnya gimana? Sudah sering diajak keluar negeri? beberapa pertanyaan lain yang bikin gw gemez banget, coba kalau gw ga perlu doi udah gw tinggal, sayangnya harus gw jawab secara demokratis, idealis, kibulis yang intinya KETEMU PASANGAN KAN KARENA ALLAH PAK, MASA REZEKI DARI ALLAH DI TOLAK PAK ? Anyway intinya bapaknya baik kok karena gw akhirnya nyumbang yang (seenggak) ikhlasnya demi kelancaran surat gw.

Setelah surat di Jakarta selesai, maka surat diatas harus dibawa ke kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Langsung saja ke loket 4 di lantai 2 gedung KBRI, maka akan dikeluarkan surat CNI (certificate of non impediment) atau dikenal surat single dalam bahasa Inggris dengan biaya prosesnya sebesar $32. Surat ini harus ditunjukkan ke ROM (apabila diminta) dan ke kedutaan Perancis untuk pelaporan pernikahan. Lengkapnya akan gw share di blog pelaporan yah!

Note : surat-surat N1-N6 dan rekomendasi dari KUA tidak gw legalisir di kementrian Luar Negeri maupun Kementrian HAM, berdasarkan pengalaman gw di KBRI Singapura semua surat dari Indonesia diterima dan bisa diterbitkan surat CNI. Apabila ada pengalaman yang berbeda anggap saja gw lagi beruntung ya 🙂

Makanan favorite selama di Perancis

Makanan Perancis gw anggap sebagai makanan yang sexy abis karena selain lezat dan selalu ada seni di dalamnya. Restaurant Perancis yang ada diseluruh dunia pasti memiliki gaya tersendiri, selalu terkesan mewah dan mahal bukan? Ya memang begitulah kenyataannya, karena bahan dasar dari makanan Perancis itu sendiri sudah mahal seperti keju dan wine. So I think it will be impossible kalau makanan Perancis bisa dijual murah.

Di tahun 2010, French gastronomy dinobatkan sebagai “world’s intangible cultural heritage” oleh UNESCO karena gaya memasak orang Perancis berkontribusi besar dalam western cuisines dan menjadi salah satu mata kuliah wajib dalam culinary school di seluruh dunia.

Selama gw di Perancis, ada beberapa makanan yang menjadi favorite gw. Disini gw akan membahas Le plat principal atau makanan utama yang menurut gw aman untuk gw makan (tidak mengandung daging babi, daging sapi dan keju dari susu kambing).

IMG_5894#Kebab

Makanan cepat saji satu ini bisa kalian temukan di berbagai penjuru di Perancis. Makanan yang berasal dari Turki cukup populer disana dan juga dikenal dengan makanan yang berlabel halal. Makanan ini berasal dari daging sapi, domba, ataupun ayam. So buat kalian yang muslim dan bingung mau makan apa di Perancis bisa coba kebab disana. Rata-rata penjual kebab adalah orang Perancis keturunan muslim. salah satu restaurant favorite gw letaknya di dekat wet market saint genieve de bois. Mau siang, sore, malam selalu dipenuhi pengunjung. Kalian bisa pesan kebab yang dibungkus dengan tortilla seharga euro 6 atau pesan lengkap seharga euro 10 dan akan dihidangkan di piring tanpa tortilla dan ada tambahan Persian rice yang rasanya special dan enak banget!

IMG_5944#ConfitdeCanard

Merupakan makanan terbaik dan favorite di Perancis. Kalian bisa menemukan menu ini disetiap restaurant yang ada di Perancis. Confit de canard adalah makanan yang dibuat dari daging bebek yang dibumbui dengan bumbu khusus dan dibiarkan selama 3 hari di dalam kulkas. Biasanya bagian paha yang dijadikan confit de canard. Cara pengolahannya bisa digoreng dengan minyak sampai kering atau dipanggang didalam oven, yang pasti rasanya lezat dan dagingnya lembut banget!

IMG_6086#Lemagretdecanard

Makanan olahan dari bebek memang menjadi makanan favorite selama di Perancis. Le magret de canard ini merupakan olahan dada bebek yang dipanggang dan diberikan saus keju. Gw suka dagingnya dipanggang well done tetapi tetap saja terkadang dagingnya masih basah. Anyway gw suka makanan ini karena dagingnya tidak amis dan kaya akan bumbu. Selain itu saus keju sebagai nilai plus karena rasanya makin nikmat!

IMG_6133#Lepoissonavecsaucedevin

Gw lagi mengurangi makan daging sapi karena alasan kesehatan so selain bebek menu yang cocok buat gw adalah ikan. Le poisson avec sauce de vin artinya ikan dengan wine saus. Di Perancis kalau makan ikan pasti dikasih nasi sebagai side dish. Nasinya bukan nasi putih biasa tetapi diolah dengan saus atau bumbu tertentu jadinya lebih berasa. Ikan dengan saus wine ini merupakan menu populer di setiap restaurant. Wine yang dicampur dengan bumbu lain membuat rasa ikannya tidak bisa dilupakan deh!

kategori makanannya mungkin tidak halal karena cukup susah untuk mencari restaurant dengan label halal selama di Perancis.

Share lot of loves,

CK