My trip to Amazing LAS VEGAS!

What happened in Vegas stay in Vegas baby!!

Welcome to Las Vegas 😍😍

Selama di Las Vegas gw sedikit struggling sama cuaca yang panas dan angin yang berhembus juga berasa panasnya. Las vegas dibangun di atas Navajo dessert mungkin ini yang menyebabkan  panas yang luar biasa. Satu hal yang paling mencolok ketika memasuki kota adalah Trump tower yang warnanya gold ditambah pantulan sinar matahari makin bikin silau mata, anyway sekarang gw mau cerita tentang perjalanan gw selama di Las Vegas.

Las vegas merupakan kota judi terbesar di Amerika. Kota ini dijuluki sebagai SIN CITY, mungkin karena banyaknya tempat judi dan tempat party yang ada disini kali ya so orang berasumsi banyak orang berbuat dosa gitu?? Anyway gw stay di Las vegas strip dan only walking distance ke semua tempat seru di Las vegas.

Waktu kemarin di Las vegas gw ketemu sama kenalan sesama orang Indonesia yang merupakan temen kecil papa. Sekarang mereka sekeluarga sudah 10 tahun tinggal di Las vegas dan bisa dibilang sukses. They said it’s not easy to get what they have now but hard work never lie!

Kalian pernah nonton film What happens in Vegas cast by Cameron Diaz dan Asthon Kutcher? Menurut gw film itu menggambarkan kota Vegas yang sesesungguhnya, mulai dari chapel menikah kilat ala Vegas yang bisa ditemukan di sepanjang jalanan, hotel mewah bintang 5 dengan kasino 5 lantainya dan yang terakhir adalah banyaknya striptease club.

Gw baca review beberapa orang yang datang ke Las vegas di saat weekday dan mereka dapat promo upgrade kamar gratis. Misalnya dengan US$ 40 kalian bisa stay di president suite or suite lainnya but waktu gw kesana there was no luck for me so I stayed in nice and affordable motel.

Tempat yang paling terkenal di Las vegas tentu saja big sign WELCOME to LAS VEGAS yang letaknya ga jauh dari Mccaran Internationa Airport. Untuk berkeliling Las vegas menurut gw lebih nyaman menggunakan mobil sewaan atau berjalan kaki. Gw tidak menyarankan untuk naik transportasi umum karena minim informasi.

Masuk ke semua hotel bintang 5 dan kasino di Las vegas itu gratis bahkan valley parking service juga gratis. Oia anak dibawah 21 tahun tidak diperbolehkan menggunakan atau bermain mesin kasino, penjagaan di kasino sangat ketat dan gw sempet dimintain ID waktu main slot machine karena mereka menduga gw under 21.

Buat yang budgetnya besar, kalian bisa menonton salah satu show yang ditayangkan oleh hotel disana. Ada cabaret lady show, britney spears show, cris angel the magician, music show kayak blue man group dan masih banyak lagi. Show akan berubah-ubah setiap bulannnya jadi untuk mengecek kalian bisa langsung search website hotelnya saja. Gw pengen banget nonton show tentang circue de soleil : Michael Jackson one, tapi yang jadi masalah adalah biaya show min US$ 100/orang. show yang lebih murah banyak tetapi hanya menampilkan striptease or perempuan berbaju sexy, sorry but im not interested so unfortunately we skip the show 😦

Kita jalan sepanjang Las vegas strip mulai dari Treasure Island, The venetian, M&M world, Harrah’s, Flaminggo, The Linq, Cromwell, Bally’s dan sampailah di Paris hotel dengan menara Eiffel di depan hotelnya! Semakin jauh jalannya maka kalian akan menemukan MGM grand, New york hotel dan terakhir yang paling terkenal adalah Bellagio hotel tempat syuting film ocean 11 & 12, tau kan film itu? Nah di Bellagio hotel ada fountain show pada pukul 8 malam. Tidak perlu bayar alias gratis dan shownya oke banget!

Terakhir untuk makan gw saranin untuk makan di foodcourt aja karena banyak makanan halal dan harganya murah. Kalau mau makan buffet di hotel mewah jangan lupa beli kupon diskonan yang kalian bisa beli di toko yang namanya Las vegas Voucher. Toko ini bisa kalian temukan disepanjang Las Vegas strip. Oia sebelum beli kupon please cek term&condition ya, jangan sampai mau untung malah buntung!

Sekian pengalaman gw di Las vegas, semoga membantu dan memberikan inspirasi buat kalian semua para pencinta traveling!

Lot of loves,

CK

Advertisements

Summer rasa winter di San Fransisco

Kali ini gw mau ngomongin kota dimana gw ketemu banyak banget pasangan GAY dengan bebas bermesraan dimana-mana. Sebenernya kalau ngomongin GAY itu rasanya gitu yah? Buat gw biasa aja sih karena manusia diciptain unik asalkan mereka baik-baik aja sama sesama, urusan dosa apa engga urusan individunya masing-masing, ya ga? Berdasarkan riset yang gw temukan, bahwa LGBT (lesbian gay bi-sex transsexual ) buat orang Amerika seperti budaya, kultur, kebiasaan yang sudah ada sejak abad ke-19. Bahkan gw juga menemukan gay pride flag berkibar disini (oia waktu aku di LA juga banyak bendera ini).

Oke balik lagi ke San Fransico yang masuk dalam peringkat ke-4 sebagai kota dengan populasi terpadat di California. Bagaimana tidak padat kalau semua perusahaan besar dan terkenal di seluruh dunia kumpulnya di Silicon Valley seperti Google, AirBnB, Yelp, Pinterest, Twitter, Uber, Mozilla, dan masih banyak lagi.

San Fransisco memiliki julukan sebagai “The City by the Bay” dan dikenal dengan daerah yang selalu dingin walupun di musim panas. Musim panas yang seharusnya memiliki suhu antara 25 – 35 derajat, khusus di San Fransisco suhunya 13 derajat di siang bolong. Di SF kita memilih berjalan kaki dan menggunakan Uber untuk mengunjungi tempat wisata karena lebih praktis. Kita stay di Encore hostel dengan sharing bathroom seharga US$ 100 / malam. Hostel tidak menyediakan tempat parkir, kalau mau parkir kalian bisa menyewa tempat parkir seharga US$ 30 / hari. Menurut gw di SF merupakan kota paling mahal yang kita kunjungi selama US trip. Gw cukup kesulit menemukan hotel dengan review bagus dan harga murah di San Fransisco.

Uniknya di San Fransisco tidak banyak restauran fast food dan orang disini terlihat lebih sehat gaya hidupnya. Banyak sekali restaurant vegetarian dan orang-orang menggunakan sepeda untuk transportasi sehari-hari. Unfortunetely disini banyak sekali homeless dari bapak-bapak tua yang anarkis banget sampe perempuan muda jadi homeless! Ga salah sih kalau banyak homeless melihat SF sudah sangat padat dan tidak ada tanah kosong lagi, gw yakin harga property disini aje gila.

Gw rasa 3 hari di San Fransisco sudah lebih dari cukup buat gw. So this is our itinerary in San Fransisco :

 

Rute hari pertama : – Encore express hostel (bush street) -> Union square -> civic center -> Japantown -> Ghirardelli square -> Fisherman Wharf -> Pier 39 -> Lombard street -> Encore express hostel

 

Jam 12 siang kita mengembalikan mobil di Budget car rent O’farrell street. Kita harus mengembalikan mobil karena biaya parkir yang mahal. Dari budget car rent kita jalan kaki menuju Union square. Niat hati mau coba naik the famous cable car apa daya ngantri banget. Di Union square banyak agent Hop on Bus. Mereka menawarkan trip menggunakan bus keliling San Fransisco dan harganyaΒ  sekitar US$ 60 / orang. Gw harus skip atraksi ini dan lebih milih untuk jalan kaki sekuatnya. Selesai di Union square kita melanjutkan ke Civic center yang merupakan pusat pertokoan dari barang branded ternama. Makanan murah bisa kalian temukan di basement mall, ada food court yang harga makanannya US$ 5 – US$ 20.

Japantown merupakan salah satu distrik terkenal di San Fransisco, luasnya sekitar 6 blok dan Japantown disini merupakan yang tertua dan terluas di Amerika. Di Japantown ada mall namanya Japan Center isinya semua tentang Japan mulai dari pakaian, make up, aksesoris, restaurant dan toko ala Jepang. Karena di Singapore banyak toko begini jadinya gw ga terlalu tertarik. Sekitar jam 5 sore kita menuju the Famous FishermanWharf! Jalanannya naik turun karena struktur jalanan di SF memang berbukit. Kita masih berusaha untuk cari tiket tour Alcatraz, waktu cek online memang sudah sold out but kita tetep usaha walaupun tetep ga dapet. Alcatraz yang merupakan penjara tertua dan tersadis di Amerika ini memang menjadi daya tarik luar biasa.

Kita makan malam di Fisherman Wharf. Harganya lebih mahal dibandingan restaurant lainnya, mugkin karena ini adalah daerah turis. Kalau mau murah kalian bisa makan di salah satu jalan dekat plang besar Fisherman Wharf, disitu ada spot seperti foodcourt tapi mereka tidak menyediakan meja makan. So kalian harus berdiri dan berempong ria deh pegang piring. Jam 9 malam angin semakin kencang dan suhu udara semakin turun mencapai 9 derajat. We never expected SF will be this cold so we didn’t prepare any big jacket. Kita harus kembali ke hotel sebelum masuk angin, oia kita menyempatkan untuk foto- foto di Lombard street. Satu jalanan terkenal di SF karena memiliki 8 belokan super tajam dan berliuk-liuk seperti ular.

Rute hari kedua : Encore express hostel -> Grace Cathedral -> Chinatown -> Coit tower -> Pier 33 Alcatraz terminal -> All pier -> Ferry Building -> Financial district -> SF Museum of modern art -> City Hall -> Encore express hotel

Jam 10 kita menuju Grace Cathedral yang letaknya di Nob hill tidak jauh dari hostel dan searah menuju Chinatown. San Fransisco memiliki komunitas cina terbesar di luar Asia dan tertua di Amerika Utara. Semua barang “Made in China” harganya jauh lebih murah disini. Banyak sekali toko souvenir, mural atau lukisan dinding juga menarik tapi sangat disayangkan daerahnya rada kotor ☹

Coit tower merupakan tower / menara yang dibangun untuk mengenang lilie Hitchcook Coit yang merupakan salah satu pelindung kota SF pada masanya. Kita perlu mendaki tinggi banget untuk sampe di atas dan persis hiking ke atas gunung.  Sampai di atas kekecewaan yang kita dapet karena pertama antri untuk ke atas menara panjangnya minta ampun dan kedua sedang ada renovasi besar agar Coit tower menjadi kawasan yang lebih baik, alhasil semua pemandangan isinya cuma alat berat 😩😩

 

Dari Coit tower kita menuju pier 33 yang merupakan terminal keberangkatan untuk ke Alcatraz. Niatnya masih keukeh mencari tiket tour Alcatraz tapi masih belum rezeki.Dari pier 33 kita jalan menelusuri pier yang ada sampai ke pier 1 dekat dengan Fery building. Sebelum berangkat ke Amerika gw baca review untuk makan siang di Ferry building terminal tetapi menurut gw ga banyak pilihan dan ga menarik. Akhirnya kita jalan menuju financial distrik untuk cari makan siang dan kita makan Chinese food murah meriah di seputaran gedung perkantoran. Perjalanan kita lanjutkan ke SF Modern art museum dan terakhir kita ke city hall untuk ketemu sama Mr. Abraham Lincoln!

 

Rute hari ketiga : Encore express hostel -> Palace of fine art -> Crissy Field -> Baker beach -> Haight Ashbury -> Golden Gate park -> Encore express hostel

Hari ini dengan penuh semangat kita bangun pagi demi melihat icon kota San Fransisco yaitu Golden Gate yang berwarna merah. Sebelum ke Golden Gate kita pesan Uber ke Palace of Fine arts. Palace of Fine arts merupakan bangunan dari abad ke-19 yang dibangun di tengah Amerika untuk pameran seni. Tempat ini menarik bagi turis karena bangunan cantik ala Eropa.Dari Palace of fine arts kita menuju crissy Field yang jaraknya 2km. Disini ada 1 trail untuk berjalan kaki yang terkenal namanya San Fransisco bay trail. Banyak orang kesini untuk foto-foto dengan golden gate. Sayangnya golden gate tidak terlihat hari itu karena ketutupan kabut saking dinginnya! Apakah ini pertanda gw akan balik lagi ke Amerika untuk lihat Golden Gate secara visanya masih ada 5thn???HAHAHAHHAA Ngarep!

 

Jalan kaki dilanjutkan ke Baker beach, angin disini kenceng banget dan kabut semakin tebal.Β  Daerah Golden gate, Fort point dan Presidio berada di kawasan yang tinggi dibandingkan dengan downtown SF. Akhirnya kita memutuskan untuk pesen Uber supaya kita bisa sampai di bawah lebih cepat, gw ga tahan sama angin yang kering dan dingin ini. Kita berhhenti di daerah Haight Ashbury untuk makan siang. Perjalanan berlanjut lagi ke Golden Gate Park yang merupakan urban park seluas 400 hektar. Waktu aku kesini lagi ada acara lari marathon besar jadi ada beberapa area yang ditutup untuk umum.

Selesai sudah cerita gw dari San Fransisco, selama disana gw berusaha mencari tempat wisata yang bisa dikunjungi secara gratis karena biaya US trip sudah cukup besar dan perlu hemat. Besoknya kita menuju airport menggunakan shuttle van yang disediakan hotel dengan harga US$ 16/orang.

Semoga menjadi inspirasi untuk kalian yang hobby traveling, San Fransisco memang bukan kota favorite gw di Amerika tetapi kemanapun kita traveling pasti mengajarkan kita banyak hal. So start to pack and traveling ya!!

Lot of Loves,

CK

Menjenguk bude di Washington State Amerika!

Halllooooooooo Welcome to United State of AMERICA!!

Perjuangan mendapatkan visa Amerika (sebenernya apply visa Amerika ga sesulit yang dibayangkan sih!), akhirnya gw terbang ke Seattle July 2016. Perjalanan dimulai dari Singapore – Jepang ( selama 7 Jam ) lanjut Jepang – Seattle (selama 9 jam) menggunakan Delta Airlines. Kita dapat tiket pp seharga USD 910 / orang. Setelah perjalanan panjang sampailah kita di Seattle jam 10 pagi. Ternyata rame banget orang datang ke Amerika dan gw ngantri imigrasi selama hampir 1 jam. Gw dicek bersamaan dengan Nico dan petugas imigrasinya baik banget dan ganteng!!

Alasan kita dateng ke Seattle karena bude gw tinggal di kota Monroe (40 menit dari Seattle) selama 17 tahun. So this is my first time visit her, hope you know how excited am I!! Bude udah nunggu kita di depan belt pengambilan bagasi. Setelah bagasi diambil kita menuju custom check, biasanya tas akan dibuka untuk memeriksa barang bawaan.Β  Kalian bisa cek di US Customs & Border Protection untuk barang apa saja yang tidak boleh di bawa ke Amerika.

Udara dingin berasa menusuk ketika kita keluar dari airport. Seharusnya july sudah masuk musim panas tapi kenapa masih dingin ya?? Seattle adalah sebuah kota yang terletak diΒ  negara bagian Washington State. Seattle dikenal dengan “Evergreen city” karena selalu dingin dan tanahnya banyak ditumbuhi pohon Evergreen (semacam pohon pinus yang besar dan rimbun). Kita langsung meluncur ke rumah bude di Monroe, sepanjang perjalanan ke Monroe dihibur oleh pohon hijau yang rimbun disepanjang jalan. Rumah bude berada di farmer zone, jadi tanahnya bude luas banget begitu juga tetangganya bude. Dari rumah bude gw bisa liat Mount Baker yang ujungnyya selalu ditutupi salju, katanya sih itu merupakan salju abadi sepanjang musim.

Oke selama di Washington State ada beberapa spot yang kita datengin :

#PikePlacemarketSeattle

Ini adalah pasar becek yang terkenal di Seattle. Pasar ini terletak di downtown seattle tepatnya antara Pike street sampai virginia street. Pike Place market merupakan salah satu dari 33 destinasi yang menarik bagi wisatawan di dunia. Umumnya pasar ya isinya APALUGADA (Apa Lo Minta Gua Ada), mulai dari ikan, buah segar, souvenir, toko buku, restaurant dll. Oia Starbucks pertama di dunia adanya di sini dan banyak banget turis yang antri demi mencicipi kopi starbucks di tempat asalnya. Jam operasional pasar ini dari jam 7 pagi sampai 6 sore.Β 

#WaterfrontSeattle

Udara disini masih dingin banger ditambah dengan hujan dan angin kencang.

Waterfront merupakan tempat menarik di downtown Seattle. Selain sebagai penghubung kegiatan maritim di Seattle beberapa dock disini digunakan untuk kapal ferry dan cruise bagi turis yang berkunjung. Ada beberapa kapal yang bisa dipilih untuk berlayar. Waktu aku kesini lagi banyak banget konstruksi jadi waktu foto-foto ada crane yang lagi mejeng.

Setelah cape berjalan kaki mengelilingi downtown Seattle, kita lanjut makan malam di Pier 57 tepatnya di CRAB POT. Perlu antri sekitar 30 menit untuk makan disini but it was worthy. Gw rekomendasikan untuk coba clam chowder ya!

#SnohomishAntiquesshops

Snohomish adalah salah satu kota yang ada di Washington states. Kota ini terletak 40km dari seattle. Snohomish menyebut dirinya sebagai “Antique Capital in Northwest”. Banyaknya toko barang antik disini membuat Snohomish menjadi historic distric dan terdaftar dalam National register of historic places.Β 

#Bothell

Adalah bagian dari Seattle metropolitan area. Di kota ini temen bude tinggal, rumahnya bagus banget dibelakang rumahnya mengalir sungai Sammamish! Cakep banget lahh😍

#LakeStevens

Konon kota ini dinamakan dari gubernur pertama yaitu Isaac I Stevens. Kota ini memiliki danau besar yang setiap summer dijadikan tempat refresh dan bersantai. Aku, Nico, bude, Khayla, James, Devyn dan beberapa teman mereka menyempatkan untuk main kesini. Oia bude punya speed boat yang bisa dipakai untuk mengelilingi danau. This is kind of things to do in summer buat orang Amerika, jadi mereka akan bersantai di danau, berjemur di bawah sinar matahari dan sebotol bir di tangan. NIKMAT!

#Leavenworth

Kota tua yang terdaftar dalam Wenatchee metropolitan statistical area ini memiliki tata kota ala Bavarian. Bavarian adalah negara ketiga terbesar di Jerman. Dulunya 2 orang pebisnis dari Seattle memberikan ide untuk membangun kota ini layaknya Bavarian Village di Jerman untuk menarik perhatian turis dan akhirnya berlanjut sampai sekarang. Tema di kota ini sangat beda dan menarik untuk didatangi tak heran kalau banyak sekali turis di sepanjang jalan.

 

So that’s my story from Washington States. Kita berencana untuk hiking Mount Reiner or Mount Baker tapi apa daya cuaca disini ga bersahabat dari kita datang isinya hanya ujan dan dingin sekali.

Well semoga next ada rezeki lagi buat kesana dan semoga juga tulisannya bisa jadi hiburan dan bisa menjadi referensi traveling buat kalian!

Lot of loves,

CK