Phnom Penh & Siem Reap (Kamboja)

Halooo heeelloooo Hoollloooo

Gw nulis blog ini buat kalian yang penasaran ada apa sih di Kamboja??? Sebelum gw berangkat gw coba cari-cari info di group backpacker dan hasilnya kurang memuaskan, kayaknya ga banyak orang Indonesia yang jalan-jalan kesana. Well mungkin karena negaranya kurang menarik kali yah?? Rata-rata wisata di Kamboja menawarkan cerita tentang kepedihan komunis “khmer rouge” buat gw emang ga menarik sama sekali, but beginilah cerita gw selama disana.

Phnom Penh, Ibu kota Kamboja

Perjalanan dari Singapore -> Phnom Penh ditempuh selama 2 Jam menggunakan maskapai Jetsar Airlines. Sesampainya di Airport gw sarankan untuk menggunakan taxi resmi yang letaknya di luar pintu kedatangan dengan harga fix yaitu USD 12. Mata uang yang digunakan adalah USD sebenarnya ada mata uang mereka sendiri yaitu KHR atau Riel Kamboja tetapi orang2 lebih memilih menggunakan USD dalam proses jual-beli dan memberikan kembalian kecil dalam KHR.

Dulu waktu jaman sekolah gw inget belajar mengenai negara tetangga ASEAN dan here I’m ada di Ibu kota negara kamboja yaitu Phnom Penh. Dikenal dengan julukan The Pearl of Asia karena banyaknya bangunan bergaya Perancis disana. Dulunya Phnom Penh dikenal dengan nama Caktomuk, begitu juga Kamboja dulunya disebut dengan Khmer.  Pada tahun 1968-1975 terjadi gerakan Khmer Rouge yaitu gerakan komunis besar-besaran dimana banyak penduduk sipil dibunuh dan dibantai, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa menjadi korban. Saat ini banyak tempat pembantaian seperti sekolah, rumah sakit, museum dijadikan objek wisata but sorry for me its a big no to visit. Jujur aja gw ga tega dan ga mau traveling time gw yang harusnya memberikan aura positif dan semangat baru malah bikin gw sedih sepanjang hari. Buat kalian yang ingin mengunjungi tempat pembantaian terkenal di Phnom Penh yaitu Killing Field & Tuol Sleng Prison Museum, dari namanya aja udah serem ya?

#Independence Monument

Selama di Phnom Penh kita menginap di Cozy Boutique Hotel, letaknya di street 334 Phnom Penh. Harga yang perlu dibayar adalah US$ 28/malam.  Kurang lebih 15 menit berjalan kaki dari hotel sampailah kita di Monumen Kemerdekaan. Bagaimana trotoar di Phnom Penh? Sedikit mengerikan karena banyak jalanan rusak, tidak ramah dengan pejalan kaki dan yang paling susah adalah menyebrang! Bayangkan aja menyebrang di zebra cross susahnya minta ampun kadang ada motor atau tuk-tuk yang nyelonong walaupun lampu merah, persis kayak diii…😁

Ok balik lagi ke Monumen kemerdekaan ini merupakan monumen yang dibangun pada tahun 1958 sebagai tanda kemerdekaan Kamboja dari kolonial Perancis. Ujung atas monumen menggambarkan kebesaran stupa bergaya khmer temple.

cam1
Independence Monument

#Riverside Phnom Penh

Merupakan wilayah dowtown di Phnom Penh. Di wilayah ini kalian bisa menemukan restaurant, tempat pijat, hotel backpacker ataupun bintang 5 semua ada disini. Banyak sekali turis asing lalu-lalang disini. Siang ataupun malam jalanan sepanjang sungai selalu ramai, gw saranin buat dateng pas matahari terbenam, gw jamin bakalan dapat foto yang instagramable banget tanpa harus menggunakan filter! Keren banget! Oia buat kalian yang suka minum beer, cobalah khmer beer or Angkor beer yang merupakan beer lokal Kamboja yang harganya super duper murah sekitar USS 0.50 atau IDR 7000 saja! Bahkan harganya jauh lebih murah dibanding segelas es teh ataupun sebotol air mineral.

camb2
Riverside Pnom Penh

#Russian Market

Kenapa namanya russian market? Ternyata di tahun 1980-an banyak sekali orang rusia yang berbelanja disini alhasil sampai sekarang turis menyebutnya sebagai russian market. Orang lokal mengenal pasar ini dengan nama Phsar Toul Tom Phuong. Mulai dari souvenir, kerajinan tangan, tas, pakaian, alat musik, sampai dengan makanan ada disini. Oia kalau belanja disini jangan segan2 untuk menawar yah semakin tega menawar semakin besar kemungkinan barang2 di bawa pulang 😀

Jam operasional pasar 8 pagi – 4 sore

#National museum

Museum ini menyimpan sejarah terbesar mengenai budaya Khmer. Di dalam museum terdapat sclupture, keramik dan berbagai macam objek mengenai angkorian maupun khmer yang ditemukan. Museum ini dibangun tahun 1917-1924 dan pembukaan pertama dilakukan pada tahun 1920. Pada tahun 1975-1979 museum ini sempat ditutup karena gerakan Khmer Rouge dan dibuka kembali pada tanggal 13 April 1979 sampai sekarang. Di tahun 1968 National museum sempat direnovasi oleh arsitektur terkenal kamboja bernama Vann Molyvann yang juga mendesign Independence Monument.

Tujuan museum dibuka tentunya untuk meningkatkan pengetahuan dan menginspirasi pengunjung. Saking mendalaminya, gw sempet berkaca-kaca waktu memasuki ruangan yang menceritakan tentang khmer rouge, gw baca mengenai cerita anak2 kecil yang juga dibantai pada saat itu, sumpah sadis!!!!

cambodia
National Museum

#Royal Palace

Layaknya negara kerajaan seperti Thailand, Kamboja juga dipimpin oleh seorang Raja yang pastinya tinggal di istana. Royal Palace Phnom Penh dibangun dipertengahan abad 19 untuk menggantikan Royal Capital Oudong. Sampai sekarang Raja yang memimpin Kamboja masih tinggal di Royal Palace. Royal Palace terbagi dalam beberapa bangunan, bangunan yang bisa dikunjungi turis adalah Silver pagoda, Throne hall, Chan Chaya pavillion. Bangunan lainnya terlarang untuk dikunjungi karena masih ada raja dan keluarganya yang tinggal disana.

Harga tiket untuk mengunjungi Royal palace adalah US$ 6,5 dan pakaian yang harus digunakan adalah pakaian yang sopan. Dengkul harus tertutup dan lengan juga harus tertutup, please selalu hargai peraturan-peraturan yang ada di negara orang, jadi kalau orang lain datang ke negara kita mereka juga akan menghargai peraturan kita, sebenernya sesimpel itu loh 🙂

Jam operasional : 8 pagi – 11 siang dan jam 2 siang – 5 sore

Siem Reap, Kamboja

Setelah puas di Phnom Penh, perjalanan kita lanjutkan ke Siam Reap menggunakan bis. Bis yang gw pilih yaitu Giant Ibis, Recomend banget! Pengalaman gw naik bis ini bener2 nyaman, dijemput dengan minibus dari hotel menuju terminal, bisnya tidak kebut2an di jalan, bersih  dan dapat roti pula. Biayanya US$ 16/orang, kalau dibanding dengan perusahaan bis lain, Giant Ibis adalah bis dengan harga termahal tetapi you get what you paid, right?

Siem Reap Terletak di utara kamboja, merupakan kota destinasi utama para turis asing ke Kamboja. Tempat kita menginap namanya Popular boutique hotel, harganya US$ 26/malam. Letaknya di 12 old market area, hanya 10 menit berjalan kaki menuju pub street, central market dan night market. Sangat strategis, tidak bising dan dekat dengan daerah keramaian.

#Angkor Wat

Siem Reap sangat terkenal dan menarik banyak turis asing untuk datang ke Kamboja, hal ini dikarenakan Angkor Wat yaitu komplek bangunan religius terbesar di dunia berada disini. Angkor wat adalah salah satu bangunan yang masih berdiri kokoh bersama dengan beberapa bangunan lain disekelilingnya sehingga tempat ini disebut dengan Angkor archipelago site. Awalnya dibangun sebagai peninggalan agama hindu tetapi di abad ke-12 berubah menjadi peninggalan agama budha. Luas dari Angkor site ini adalah 162,6 Hektar jadi bisa kebayang kan kalau sehari aja ga akan cukup mengelilinginya oleh karena itu harga tiket/pass dibagi menjadi 3 golongan yaitu 1day pass (US$37), 3 days pass (US$62) dan 7days pass (US$ 72). Tiket yang kalian beli berlaku untuk memasuki semua bangunan candi yang ada di kawasan Angkor Archipelago site.  Gedung penjualan tiket letaknya sekitar 1 km dari Angkor site, kalian tinggal memilih loket sesuai dengan day pass yang kalian inginkan. Dimana letak gedung penjualan ini? Tidak perlu khawatir karena semua driver tuk-tuk ataupun driver-driver lain akan langsung membawa kalian kesini apabila tujuan utama kalian adalah Angkor wat.

Temple-Map
Courtesy tourismofcambodia.com

Waktu gw dan Nico ke Angkor wat harga tiketnya masih US$20 untuk 1 day pass (harga desember 2016) tahun ini harganya udah naik hampir 80% gilak yah. Oia di kartu pass ada foto kita loh, foto di loket dan langsung jadi macem ktp elektronik di Jakarta. Buat ke Angkor site kita sewar tuk-tuk seharga US$ 16 untuk seharian. Menurut gw Angkor wat itu sekilas mirip candi borobudur tapi jauh lebih megah dan besar. Batu yang digunakan setipe tapi kalau masalah relief gw ga begitu paham. Oia inget pakaian yang sopan, dengkul dan lengan harus tertutup yaaa…

Operating hour : 5 pagi – 6 sore

#Angkor Thom

Angkor thom adalah komplek terkenal berikutnya setelah Angkor wat. Terdiri dari beberapa bangunan candi didalamnya antara lain Candi Baphuon, Candi Phimaenakas, Candi Prasat sour prat, Candi Banyon dan The elephant of terrace. Selain kelima candi tersebut ada beberapa candi-candi kecil akan tetapi sudah rusak dimakan waktu. Titik tengah dari Angkor thom adalah Candi Banyon.

 

#Ta Prohm

Candi ini adalah candi terakhir yang kita kunjungi. Panas terik menyengat dan pipi gw yang sawo hitam aja berubah jadi merah saking seharian dibawah sinar matahari. Suhu di Siem reap berkisar antara 33-40 decel dan berdebu parah. Tapi candi satu ini tidak boleh dilewatkan karena ini tempat Lara craft shooting di film Tomb Rider. Gw inget banget di film itu mba Lara sambil pegang pistol beraksi dengan latar belakang pohon raksasa yang akarnya keluar dari dalam tanah. Yup Ta Phrom dikenal dengan nama “Jungle Temple” karena disekelilingi pohon-pohon yang luar biasa besarnya. Pohon-pohon yang ada disini antaranya pohon kapuk randu, pohon beringin, pohon winong dan pohon kesmek. Luar biasa sekali karena akar dari pohon-pohon besar ini keluar dari tanah dan merambat diskeliling tembok candi.

 

#Kampong Phluk

Setelah seharian mengelilingi Angkor site, keesokan harinya kita berpetualang ke arah utara dari Siem reap. Kita membeli paket tour menuju Kampong Phluk di travel agent seputan hotel seharga US$14/orang. Sebenarnya harga di brosur US$ 18 tetapi ingat harus di tawar ya!! Setelah aku cek dan ricek sepertinya harga segitu sudah cukup OK, melihat banyaknya scam buat turis asing dikarenakan mereka tidak mau membeli paket tour malah dikasih harga US$20/orang hanya untuk menyewa kapal disana.

Menggunakan mini-van bersama 12 orang lainnya, kita menuju Kampong Phluk. Kampong Phluk merupakan sebuah desa apung yang berada di pinggiran danau Tonle Sap yang merupakan danau air tawar terbesar di Asia Tenggara. Populainya sekitar 3000 orang, rata-rata penduduknya bekerja sebagai nelayan,ada juga peternak buaya dan petani. Mereka menggunakan air sungai dan danau untuk kegiatan sehari-hari. Tour guide gw mengatakan bahwa mainland disini bergantung pada pasang surut air, jadi ketika air surut anak-anak dapat bermain bola di lapangan. Mengunjungi desa ini memberikan pelajaran baru buat gw, terutama mengenai kehidupan lokal dari orang-orang kamboja. Saran gw buat yang mau kesini lebih baik ambil tour yang sunset karena bener-bener deh ciamik pemandangannya. Kayak foto cover blog gw ini dah😎

 

“Childhood mean simplicity, try to look the world with child’s eyes. It’s very beautiful”

Lots of loves,

CK

Mabok seafood di Phuket Thailand

#Phuket merupakan pulau terbesar di selatan Thailand dan terletak di Laut Andaman. Pada tahun 2004 terjadi gempa bumi di laut india yang menyebabkan tsunami besar disepanjang pantai barat,  selain Aceh di Indonesia, Phuket merupakan daerah lain yang terkena dampak tsunami. Sekitar 250 orang ditemukan meninggal disepanjang pantai barat Phuket, yaitu pantai patong, karon, kata dan kamala.

Pada tahun 2006, Thailand menginstalasi tsunami detector yang mereka beli dari pihak Amerika dan dipasang sepanjang daerah pantai yang berpotensi terjadinya tsunami. Jadi apabila ada peringatan tsunami maka semua orang akan dievakuasi ke bukit- bukit yang ada. Gw masih ga abis pikir, kebayang orang-orang yang lagi santai di pinggir pantai kayak gw waktu itu kena tsunami, masyaallah semoga semua korban dapat tempat terbaik ya. amin

Pesawat dari Singapura ke Phuket hanya memakan waktu 1 jam dan 40 menit. Phuket International Airport itu besar dan bagus sekali. Imigrasi line nya juga banyak banget. Karena pendapatan terbesar Phuket dari turis, gw ngerasa banget kalau pemeritahan disana berusaha memberikan fasilitas terbaik dan ternyaman bagi turis yang datang. THUMBS UP!

Karena letak airport yang jauh dari pusat keramaian kota, maka untuk menuju pusat kota, ada 2 pilihan yang bisa kalian ambil. Pertama gunakan mobil mini van sharing dengan 12 penumpang lainnya seharga TBH 150 – 300,  tergantung daerah mana yang  akan kalian datangi. Kedua gunakan taxi, biaya jelas lebih mahal antara TBH 800 -1500. Kali ini gw dan Nico stay di daerah pantai Karon dan biaya menggunakan mini van dari airport yaitu TBH 200 / orang. Mini van akan beroperasi apabila penumpangnya sudah mencapai 12 orang, maka bersabarlah namanya juga pilih yang murah. Buat gw, ini pengalaman pertama ke Phuket. Si Nico pernah backpackeran selama 6 bulan keliling Thailand so this is his second round. Gw pilih menginap di daerah Karon karena menurut gw di daerah pantai patong terlalu sesak dan penuh banget.

Nama hotelnya #BannChaylang. Hotel ini hanya memiliki 16 kamar yang super cozy dan sangat colorful. Harganya TBH 1200 / malam ( Rp. 500.000 ) dengan fasilitas kolam renang kecil ditengah hotel. Kamarnya bersih, kamar mandinya luas, rasa-rasanya seperti ada di rumah sendiri lah. Manajemen hotelnya juga santai banget dan setiap hari kamar pasti dibersihkan. Dari hotel menuju pantai karon memakan waktu berjalan kaki sekitar 15 menit dan sepanjang jalan banyak banget restaurant seafood, tempat pijat, penyewaan motor, tour agency dan mini market. Kata Nico dulu waktu dy backpacker kesini, tempat pijat merupakan sarang prostitusi alias “happy ending massage” tapi sekarang setiap tempat pijat ada tulisan “no happy ending” lebih baik pastinya.

IMG_4946

Cara paling mudah untuk mengelilingi Phuket adalah menyewa sepeda motor, biayanya TBH 230 untuk 24 jam ( Rp. 88.000) dan apa saja yang bisa dilihat in Phuket?

#Karonbeach

Pantai karon merupakan pantai favorit kedua setelah Patong. Panjanya sekitar 3km dan pantai ini dibuka untuk umum. Kalian bisa meyewa payung besar seharga TBH 200 untuk seharian. Pantainya sangat tenang dan di sore hari kalian bisa menikmati sunset nan cantik. Apabila kalian ingin berenang, cobalah perhatikan papan keselamatan yang menjelaskan tentang arus liar di sepanjang pantai Karon karena arus ini cukup berbahaya. So becareful & be smart ya!

img_4921img_4914

#Karonviewpoint

Dulunya di kenal sebagai Kata view point. Ini merupakan view point yang selalu sibuk setiap harinya. Dari sini kalian bisa melihat pemandangan yang super duper cantik dari Kata Noi, Kata yai dan pantai karon. Orang lokal menyebutnya “Khao saam haad” yang artinya Bukit 3 pantai. Laut yang biru, pasir yang putih, Pulau koh pu dan pemandang hijau hutan Phuket merupakan kombinasi yang terlihat dengan jelas dari sini.

img_4924img_4922

#Laemphromthepviewpoint

Sering dikenal sebagai Promthep cape, letaknya di atas bukit. Gw perlu sedikit perjuangan untuk mendaki sampai keatas terutama di siang hari saat matahari lagi lucu-lucunya. Tempat ini terkenal sebagai tempat terbaik untuk melihat sunset di Phuket. Pemandangan Laut Andaman yang biru benar-benar menyegarkan mata gw! Oia di tempat parkir kalian akan menemukan banyak sekali toko souvenir dan tempat makan, yang pasti harganya lebih mahal dibanding tempat lainnya di Phuket.

img_4929img_4932

#WatChalong

Merupakan salah satu temple terpenting di Thailand. Temple ini didedikasikan untuk 2 biksu tertinggi yaitu Luang pho chaem & Luang pho Chuang. Untuk memasuki temple ini tidak dipungut biaya alias gratis. Biasanya orang lokal datang kesini untuk berdoa dan turis datang untuk mempelajari penyebaran budaya budha di Phuket. Kalian bisa masuk kedalam bangunan, melihat relief budha dan mencapai lantai teratas. Selalu gunakan pakaian sopan yang menutupi lengan dan kaki, jam operasional yaitu dari jam 7 pagi sampai 5 sore.

img_4934img_4935img_4917img_4918img_4920

#bigbudha

Patung buda setinggi 45 meter terletak di Nagakerd hill. Kalau kalian sudah di daerah Calong, patung ini gampang sekali ditemukan dan sudah terlihat dari kejauhan. Bukanya dari jam 6 pagi sampai 7 malam, masuknya gratis dan gunakan baju tertutup untuk menghormati sang Budha ya.

#Aphroditecabaretshow

Cabaret merupakan salah satu atraksi menarik di Thailand karena tidak semua negara memilikinya. Cabaret tersebar diseluruh penjuru Thailand dan menampilkan pertunjukan perempuan Thai yang cantik-cantik. Yang menjadi pertanyaan gw, perempuan yang tampil itu beneran apa jejadian yah?? Mengingat Thailand merupakan negara yang sangat mendukung transgender dan terkenal dengan ladyboy atau banci. Anyway biaya yang gw bayar untuk melihat show ini sebesar TBH 600. Aphrodite merupakan cabaret baru di Phuket mulai beroperasi tahun 2010. Cabaret show tertua di Phuket namanya Simon cabaret show.

Sepanjang show tidak ada satupun orang yang boleh merekam video ataupun mengambil gambar. Apabila melanggar dapat dikenakan sanksi dari pihak yang berwajib. Shownya sendiri tidak memiliki alur yang jelas tetapi cukup menarik. Penari perempuan terlihat lebih semangat ketika memainkan sebuah karakter dibandingkan penari laki-lakinya yang bergerak hanya seadanya. Di akhir show kalian dipersilahkan berfoto dengan penari yang ada dan dikenakan biaya TBH 20 untuk sekali foto. Jujur gw ga merekomendasikan buat nonton disini karena kurang greget gitu, entah bagaimana dengan cabaret lainnya karena ini pertama kalinya gw nonton cabaret di Thailand dan ga mau lagi.

img_4951

#Seafoodrestaurant

Phuket itu syurganya seafood murah. Jadi kalau kesini wajib makan seafood setiap hari. Mulai dari udang, kepiting, lobster, kerang harus di coba! Harganya jelas lebih murah di banding Singapura. Sepanjang pantai Karon kalian bebas memilih restaurant dan rata-rata semua seafoodnya fresh from the sea!

img_4975img_4967

Gw ga bisa island hopping karena waktu naik motor pas hujan-hujanan, gw dan Nico terjatuh dari motor. Kaki kiri gw memar cukup parah menyebabkan susah untuk berjalan tetapi alhamdulilah banget ga pake patah. So gw ga ada cerita dari james bond island, phi-phi island, rancha island, coral island dan island lainnya. Next trip kalau gw kesana lagi akan gw review dan share ke kalian semua. Intinya berhati-hati kalau naik motor di Phuket karena jalanannya naik turun dan licin saat hujan, harusnya pas hujan kita stop untuk berteduh, well shit happen yaa..Anyway semoga cerita gw membantu, happy traveling yaaa!

Lot of loves,

CK

 

Bersantai dengan alam di Pulau Koh Yao Yai (Thailand)

Koh yaoi yai merupakan pulau yang terletak di teluk Phang Nga dan diapit oleh dua pulau besar yaitu Phuket dan Krabi. Koh yao yai merupakan surga tersembunyi di Thailand. Di pulau ini masih dikelilingi hutan lebat dan memiliki iklim yang berbeda dari pulau lainnya di selatan Thailand.

IMG_5015

Menggunakan speed boat dari Bang rong pier di Phuket, kita sampai di Klong hia pier pulau Koh yao yai. Dari pier kita akan disambut oleh mobil 4w drive yang mereka sebut dengan tuk-tuk. Tawar-menawar harga sewa tuk-tuk untuk menuju hotel sangatlah alot disini. Padahal pulaunya kecil dan hampir semua resort itu searah tapi mereka maunya dalam satu tuk-tuk mengangkut penumpang dengan tujuan yang sama. REMPONG! Jarak dari pier ke resort kita sekitar 10 menit berkendaraan dengan biaya TBH 150 / orang.

Selama di pulau Koh yao yai kita menginap di Thiwson Beach Resort. Dengan harga SGD 85 / malam kita mendapatkan bungalow yang terletak di pinggir kolam renang. Kamarnya sangat eco-friendly, semuanya dari kayu dengan kamar mandi terletak di luar. Thiwson beach resort menyediakan fasilitas seperti kolam renang, restaurant dan bar. Sangat beruntung sekali makanan di resort lumayan enak karena susah untuk mencari tempat makan di pulau ini. Kalau mau jalan kaki ke restaurant terdekat sekitar 30 menit jauhnya.

Tidak ada kendaraan umum disini selain mobil 4w drive yang mereka jadikan tuk-tuk. Mau tidak mau kita harus sewa sepeda motor lagi.Biaya sewa motor disini TBH 200 / hari.  Gw rada trauma menggunakan motor karena waktu di Phuket gw jatoh men! Bagusnya di pulau ini Jalanannya sepi jadi waktu naik motor kita bisa lebih santai.

Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Koh yao yai seperti bird watching, trekking di dalam hutan, panjat tebing, memancing, berenang, snorkling, diving dan kayaking. Pesisir pantai barat di pulau ini lautnya tidak begitu bagus karena airnya keruh tetapi saat kita menyusuri pesisir pantai timur wow banget!

Seharian sudah cukup mengelilingi pulau Koh yao yai. Total populasinya ada 18.000 orang. Rata-rata penduduk bekerja sebagai nelayan, petani kebun karet, petani beras dan buah-buahan. Mayoritas penduduknya beragama islam jadi gunakan pakaian yang sopan apabila berkunjung ke perkampungan ya.

Di Koh yao yai kita ketemu banyak sekali wisatawan dari Perancis. Nico happy banget bisa ngobrol sama mereka dan cerita-cerita. Pulau ini lebih cocok buat orang-orang yang lelah dengan kebisingan kota. Untuk bersantai dan berdamai sama alam disinilah tempatnya. Secara Phuket dan Krabi sudah terlalu ramai dengan turis maka banyak turis yang sudah lanjut usia melarikan diri ke pulau Koh yao yai.

Untuk ke pulau Koh yao yai kalian bisa berangkat dari Phuket atau Krabi. Jenis kapalnya ada 3, speed boat, long tail boat dan car ferry. Kapal pertama jam 7.30 dan kapal terakhir jam 5 sore. Waktu dari Phuket ke Koh yao yai kita menggunakan speed boat dan ari Koh yao yai menuju Krabi kita menggunakan longtail boat. Harganya sama yaitu TBH 200 / orang.

Sekian cerita gw waktu ke KOH YAO YAI. Semoga menginspirasi buat kalian dan happy traveling!

“Collect moments not things, start traveling!”

CK