1 minggu di 3 kota (Thailand)

Chon buri, Thailand

Perjalanan kali ini dimulai dari Singapore -> Bangkok menggunakan Jetstar airlines selama 2 jam 30 menit. Sesampainya di Suvarnabhumi Airport kita sudah dijemput oleh mobil dari resort tempat kita akan menginap yaitu Pattana Golf Club & Resort, letaknya di Chonburi distrik sekitar 100km ke arah selatan Bangkok. Kita stay disini yang jauh dari mana-mana karena Nico harus mendatangi pabrik milik client yang letaknya di daerah Industrial Rayong atau 10 menit berkendaraan dari resort. Yang pengen tahu mengenai Pattana Golf Club & Resort bisa cek langsung ke websitenya ini. Menurut gw, resort ini bagus banget, dengan harga yang kita dapet sekitar SGD 80/malam kalian bisa mendapatkanΒ  pemandangan super cantik perpaduan antara gunung lengkap dengan danau yang menyegarkan mata. Resort ini sering dijadikan tempat tournament dan juga tempat berkumpulnya pecinta golf dari berbagai daerah di Thailand atau bahkan negara tetangga. Pattana golf memiliki 27-holes dengan harga TBH 600/game, murah bukan???
Apa yang bisa dilakukan di Chon Buri? Khusus di tempat gw menginap, kalian bisa berenang, jacuzzi, spa dan main golf. Kalau di seputarannya, ga banyak yang bisa dilakukan karena di daerah ini tempatnya pabrik-pabrik besar berada, pastinya turis lebih milih ke daerah pantai seperti Pattaya yang jaraknya kurang lebih 45 menit dari sini.
Β Pattaya, Thailand

Setelah urusan Nico selesai, kita melanjutkan perjalanan ke Pattaya. Yup Pattaya adalah salah satu distrik yang menarik di Thailand. Pattaya ramai dikunjungi turis setiap tahunnya baik turis asing maupun lokal. Kalau dari Bangkok banyak sekali tour travel yang menawarkan paket singkat ke Pattaya untuk menikmati pantai. Padahal menurut gw pantai di Pattaya biasa aja (sorry to say), bahkan gw dan Nico ga main di pantai sama sekali selama di Pattaya. Kali ini kita menginap di Agate Pattaya boutique hotel, letaknya di daerah Jomtien beach. Karena namanya boutique hotel tentu saja dekorasi kamarnya khas Thai dan pastinya unik. Untuk menikmati hotel ini kita merogoh kocek SGD 50/malam setara dengan IDR. 476.000 sudah  termaksud sarapan dan welcome drink di pool bar!!😍😍

Selama di pattaya kita memilih grab sebagai alat transportasi, selain karena harganya fix tidak perlu cape menawar, kita tidak perlu pusing menjelaskan kemana kita akan pergi, sangat praktis.
#Floating market Pattaya
Tempat pertama yang kita kunjungi adalah Floating Market Pattaya. Biaya untuk grab dari hotel TBH 300 dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Sebenernya tempat ini merupakan pasar rakyat yang dijadikan tempat wisata, tujuannya tentu saja mengenalkan kepada turis tradisi berbelanja khas orang thai. Didalam floating market kalian bisa menemukan banyak sekali toko pernak pernik dan stand makanan khas Thailand. Tiket masuk harganya TBH 200/orang apabila ingin berkeliling menggunakan perahu harganya menjadi TBH 800/orang.
#Pattaya Walking Street
Terkenal dengan kehidupan malamnya, Pattaya walking street merupakan jalan yang terkenal di Pattaya. Disepanjang jalan kalian bisa menemukan seafood restaurants, bars, diskotik dan go-go bars yaitu sejenis bar yang terkenal dengan sex shownya!!!πŸ˜­πŸ˜…πŸ˜… Pattaya walking street adalah jalanan yang menghubungkan antara pantai selatan Pattaya sampai dengan dermaga bali hai. Jalanan ini ditutup setiap harinya mulai pukul 18.00 – 02.00 dini hari. Sex show, prostitusi, she-male show merupakan daya tarik tersendiri di Thailand sepertinya show macam begini legal disana.Β  Apabila kalian tertarik untuk melihat sex show secara langsung, bisa juga liat perempuan Thai main pingpong pake Vjjjjjj, oia ada juga show perempuan buka botol pake Vjjjj! Jangan kaget kalau kalian jalan sepanjang walking street, kalian bakalan ditawarin brosur yang isinya gambar porno πŸ˜‚ Jujur aja gw sempet tertarik buat melihat tapi Nico ga mau katanya DISGUSTING!! Lagipula sebelum ke sini ada temen kita yang cerita kalo show begitu banyak scam, mereka akan kasih harga murah untuk shownya tetapi kita akan dipaksa beli minum yang harganya bisa sampe SGD 60/botol GILAK!!
#Sanctuary of Thruth
Next place to visit yaitu Sanctuary of truth. Bangunan yang terbuat dari kayu ini merupakan gabungan dari berbagai bentuk sculpture yang menceritakan tentangΒ  perpaduan kebudayaan budha dan hindu. Bangunan ini merupakan project seorang pengusaha asal Thailand yaitu Lek Vriyaphat. Bangunan ini bergaya Khmer dan menggambarkan tentang kehidupan, siklus hidup, hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam dan tujuan hidup dari manusia itu sendiri. . Menurut gw bangunan ini bagus banget, sculpture di dalam bener2 superb! Sayangnya waktu kita kesana lagi ada renovasi besar2an jadi banyak banget tukang dan terpal2 di setiap sisinya πŸ˜•

Bangkok, Thailand

Kota terakhir yang kita datangi dalam trip ini yaitu Bangkok! Selamat datang di ibukota yang ga jauh beda sama Jakarta, ketika memasuki Bangkok kita disambut sama macetossss yang gilatoooossss! Selama di Bangkok Kita stay di Courtyard by Marriot, hotelnya gimana? ya bagus namanya juga Marriot group, pastinya mewah cuma ga khas Thailand gitu deh.
Letak hotel kita strategis banget di pusat kota Bangkok dekat dengan Shopping place and business district, gampang untuk jalan kaki kemana-mana. Stasiun BTS terdekat dengan hotel yaitu Ratchadamri, dari Stasiun BTS kita bisa dengan mudah menjangkau daerah yang diinginkan tanpa merasakan macet.

#Pratunam Market

Jaraknya sekitar 1,2km atau 20 menit jalan kaki dari hotel. Pratunam market merupakan pusat belanja pakaian terbesar di Thailand. Kalo di Jakarta macem tanah abang karena sistemnya semakin banyak belinya semakin murah harganya. Gw ketemu banyak banget orang Indonesia disini pada bawa koper, kayaknya mereka pada punya toko or online shop gitu. Pakaian wanita dari dress, celana pendek, kaos, jeans, blouse atau apaan aja kalian bisa sebutkan ada disini jadi wajar kalau banyak yang khilaf ya belanjanya πŸ˜‚

#platinum mall

Letaknya bersebrangan dengan pratunam market, bedanya kalau toko-toko di pratunam market lebih menyebar dan lebih murah sedangkan di Platinum mall lebih tertata rapi. Setiap lantai ada petunjuk toko, walaupun barang-barangnya sama tetapi tentu saja harganya lebih mahal. Menurut gw belanja di mall ini lebih nyaman.

#Royal Palace Bangkok

Dari hotel kita menggunakan BTS dari stasion Ratchadamri sampai Taksin. Dilanjutkan dengan Chayo Pharaya express boat rute orange. Palace ini letaknya di Jantung kota Bangkok, semenjak di bangun Royal palace merupakan kediaman raja. Pada tahun 1925 Raja Bhumibol Adulyadej (yang baru saja meninggal) memindahkan kediaman raja ke Dusit palace. Saat ini Royal Palace digunakan untuk acarabkerajaan dan juga sebagai tempat wisata yang terkenal di Bangkok. Memang terkenal banget sih karena waktu kita kesini ramenya minta ampun. Biaya untuk melihat megahnya Royal Palace adalah TBH 500/orang. Oia ada peraturan bagi pengunjung, karena ini merupakan tempat terhormat bagi raja maka pakaian pengunjung harus sopan. Sopan disini artinya tertutup, kaki harus tertutup, baju harus berlengan, telapak kaki juga harus tetutup, bisa bayangin panas2 kelekepan?? ya gitu deh rasanya 😁 Buat pengunjung yang pakaiannya tidak memenuhi persyaratan jangan khawatir karena Royal Palace menyediakan penyewaan gratis.

#Jim Thompson House

Tempat terakhir yang kita kunjungi yaitu Jim Thompson House. Siapa sih dy? Kenapa rumahnya terkenal?. Jim Thompson adalah pebisnis amerika yang membangun Thai silk company. Kurang lebih 25 tahun beliau tinggal di Thailand. Karena dedikasi beliau memajukan industri sutra di Thailand beliau dinobatkan dengan White Elephant (penghargaan dari kerajaan Thailand bagi orang2 terhormat). Selain memiliki Thai silk company,Β  Jim Thompson jrajin mengumpulkan barang antik dari negara tetangga seperti Myanmar, Cambodia dan Laos. Jim Thompson house merupakan gabungan dari 6 bangunan bergaya Thailand dan saat ini dijadikan museum. Didalam museum kita dijelaskan mengenai kehidupan Jim Thompson dan kita bisa melihat barang2 seni koleksi beliau. Biaya untuk melihat tempat ini adalah TBH 150/orang sudah termaksud dengan guide tour sesuai bahasa yang kita inginkan ada Inggris, Perancis, Jerman, China, Jepang, Belanda, Korea. Sangat murah biayanya bukan? Museum ini memang tidak terlalu besar dan museum ini terkoordinasi sangat baik. Selama tour di dalam rumah kita tidak boleh mengambil foto ataupun video, hanya area luar yang boleh di foto. Kenapa? Kata guide tour untuk menjaga agar barang2 tidak rusak??Tau dahhh ikutin ajaaa…

Ya begitulah kira2 cerita ke Thailand kali ini, Semoga tulisannya menghibur, menginspirasi dan membantu bagi yang membacanya..

Lots of love,

Cika