Sushi Express : Makan sushi enak & murah !

Ini pertama kalinya gw main ke Jurong Point mall. Letaknya di central Jurong west di ujung barat Singapura.Β  Hari itu gw janjian sama Nico untuk dinner bareng disana. Stasiun MRT terdekat adalah Boon Lay (green line).

Diluar ekspektasi gw, ternyata mall yang berada di pinggiran Singapura ini besar sekali, bahkan dinobatkan sebagai “the largest mall in Singapore” terus ION Orchard yang segede itu kalah dong? Gw coba mengelilingi mall yang ternyata isnya sama saja dengan mall lainnya tetapi ada satu sudut unik di sini, yaitu little Mong kok street. Sebenarnya cuma jalanan yang didesain seperti daerah Mong kok di Hongkong. Serius deh kalau kesini berasa kayak di Hong kong beneran (belagu padahal gw belom pernah kesana). Gw suka sih karena sudut ini #Instagramable banget!

Anyway, tujuan utama gw ke Jurong point untuk mencari tempat makan malam untuk kita berdua. Setelah berkeliling mall selama 30 menit, gw tertarik untuk mengantri bersama 20 orang lainnya di depan restaurant Sushi Express. Gw mencoba mencari tahu apa yang spesial disini sampai orang-orang rela mengantri, padahal restaurantnya tidak besar dan kapasitas tamunya juga sedikit. Ternyata cepat juga giliran kita tiba, hanya sekitar 30 menit kita berdua sudah duduk manis di depan sushi bar.

Namanya Sushi Express, ini merupakan salah satu brand restaurant sushi yang ada di Singapura. Semua sushi yang disediakan di sushi bar harganya SG$ 1.5/porsi. Ada semua jenis sushi mulai dari sashimi, maki, nigiri dan gunkan. Teh oca, wasabi dan jahe disediakan secara gratis. Ini merupakan sushi paling murah dan enak yang pernah gw makan di Singapura! Pantas saja kalau orang rela antri panjang demi menikmati sushi disini. Walaupun murah tetapi rasanya tidak murahan loh. Sashimi mulai dari tuna, salmon dan udangnya sangat fresh! Gw baru tahu restaurant sushi ini, biasanya kita selalu makan di Sakae Sushi di dekat rumah, enak juga tetapi harganya cukup mahal.

Ada peraturan mutlak yang harus ditaati oleh pengunjung Sushi Express, yaitu batas waktu makan disini hanya 40 menit saja. Apabila lebih maka akan dikenakan biaya tambahan. Makanan disini “no pork no lard” tetapi tidak ada tulisan halal or non-halal. Ada 17 outlet yang tersebar di Singapura dan bisa kalian datangi. Sayangnya di Indonesia belum ada Sushi Express,Β  so buat kalian yang berencana untuk datang ke Singapura dan mau makan sushi murah nan enak, langsung saja datang kesini ya!

Lot of loves,

CK

Makan ‘Pho’ di Long Phung

Pho adalah sebutan untuk makanan khas dari Vietnam berupa mie berkuah dengan irisan daging. Waktu gw ke Ho chi minh banyak banget penjual Pho baik di gerobak pinggir jalan ataupun di restaurant. Waktu gw makan di restaurant harganya sekitar SG$ 2 – 5 mungkin kalau makan di gerobak pinggir jalan akan jauh lebih murah ya but gw ga berani coba karena gw rasa kurang pas buat perut gw yang sensitif ini.

Kali ini gw mau cerita tentang restaurant Vietnam di Singapura namanya Long Phung. Letaknya di 189 Joo Chiat Road, bukanya dari jam 12 siang – 10.30 malam. Waktu gw gooling, gw nemu banyak banget blog yang ngebahas tentang Long Phung terutama blogger lokal dari Singapura, ga salah kalau Long Phung menjadi restaurant Vietnam favorite disini. Setiap jam makan siang dan makan malam, Long Phung selalu ramai didatangi pengunjung yang rela untuk mengantri demi makan disini.

Dari rumah jaraknya sekitar 1,5 km atau 30 menit berjalan kaki. Gw dan Nico berjalan kaki di siang bolong dan sampailah kita di Long Phung. Siang itu sekitar jam 1 ada sekitar 5 group yang sedang antri di depan kita. Sebenarnya di Joo Chiat road ada banyak sekali restaurant Vietnam tetapi tidak seramai di Long Phung ini.

Giliran kita pun tiba, saat kita ngantri gw udah baca menu yang dipajang di luar. Ada bermacam-macam makanan Vietnam dari yang berkuah sampai yang kering. Jelas kita langsung memesan Pho dengan daging brisket sapi. Rasanya persis banget sama yang di Vietnam! Soalnya gw pernah coba makan di restaurant Vietnam lain di Singapura, rasanya biasa aja cenderung hambar. Kuah Pho nya sangat berasa, karena banyak banget daun-daunan yang dicampur. Brisket daging sapinya juga lembut banget pokoknya mak nyus kalau kata pak bondan. Harganya SG$ 7.5 / porsi dan mereka hanya menerima pembayaran tunai.

Semenjak kita coba makan di Long Phung, setiap ada temen atau keluarga yang doyan makanan Vietnam selalu kita bawa kesini. Bahkan papa mertua gw yang setiap tahun selalu liburan ke Vietnam bilang kalau Pho nya enak. Selain Pho banyak makanan lain yang bisa kalian coba. Gw pernah coba makanan lain tetapi Pho lah yang menjadi makanan favorite gw disini!

Setelah makan di Long Phung kalian bisa jalan-jalan disekitar Joo Chiat Road banyak sekali shop house bergaya kuno disini dan yang pasti instagramable banget. So foodie selamat mencoba ya!

kategori makanan non-halal

Lot of loves,

CK

 

A Noodle story – Michelin Guide street food di Singapura

Michelin guide adalah buku pedoman sakti berwarna merah. Kenapa sakti? Karena buku ini merupakan pedoman bagi traveler yang berisikan kumpulan hotel dengan fasilitas dan service tebaik serta tempat makan ter-enak di dunia!

Buku ini diterbitkan oleh perusahaan Perancis bernama Michelin yang merupakan perusahaan yang terkenal sebagai produsen ban automotif. Awalnya buku ini dipublikasikan sebagai pedoman para traveler di Perancis yang berisikan peta, cara mengganti ban, cara mengisi bahan bakar, dimana tempat untuk mencari makan dan tempat untuk menginap. Seiring dengan perkembangan zaman Michelin guide dikenal diseluruh dunia dan menjadi pedoman bagi para pecinta kuliner dalam mencari tempat menginap ataupun tempat makan ter-enak di seluruh dunia. Michelin akan memberikan rating berupa bintang/star 1 sampai 5. Michelin star sangatlah penting bagi pemilik tempat makan di seluruh dunia. Semakin tinggi ratingnya maka tempat makan semakin terkenal dan semakin banyak pengunjung tentunya.

Michelin team akan melakukan inspeksi mendadak menjadi “silent customer” ke tempat makan yang ada. Mereka akan memesan makanan seperti biasa tanpa perlakuan khusus. Michelin team adalah orang-orang yang expert dalam bidang culinary & hospitality. Tidak ada yang tau siapa mereka tetapi kalian yang punya tempat makan, begini kriteria mereka dalam memberikan michelin star :

  1. Kualitas dari produk makanan
  2. Cita rasa yang kaya dan tekhnik memasak
  3. Kepribadian dari juru masak atau koki
  4. Nilai makanan yang sesuai dengan harganya
  5. Konsistensi dari para pengunjung

Salah satu tempat tempat makan yang mendapat 1 bintang dan dipublikasikan dalamΒ  michelin guide adalah A noodle story. Stand makanan yang berada di Amoy street food center terletak di 7 maxwell road Singapura. Amoy street food center merupakan food court/ hawker center yang berada di CBD (central business district) jadi kalau jam makan siang ramenya minta ampun. Gw ga tau kalau ada street food yang masuk michelin guide juga disini, setau gw cuma restaurant chicken rice yang ada di chinatown.

Jam 12 siang ada sekitar 20 orang mengantri di depan stand dan gw urutan ke 21. sekitar 1,5 jam gw rela mengantri karena gw yakin makanan ini patut di coba melihat antusias orang-orang yang pada ngantri sebelum gw. A noodle story cuma menyediakan satu menu saja yaitu Singaporean ramen dengan 2 ukuran yaitu small seharga SG$ 5.90 dan medium SG$ 7.20. Apa saja isinya?

  1. Meltingly tender Char siu -> irisan daging panggang dengan saus bbq
  2. HK style wanton -> sejenis pangsit rebus yang berisi campuran daging atau sayur
  3. Crispy potato-wrapped prawn -> udang goreng yang dibungkus dengan mie dari kentang dan digoreng (ini unik dan enak banget!)
  4. Hot spring egg -> telur yang direbus dengan rempah sehingga warnanya cokelat
  5. Ramen -> mie yang sudah diberikan kuah rahasia dan kaya akan rasa!

IMG_4463

A noodle story hanya melayani makan siang dari hari senin-jumat saja. Bukanya sekitar jam 10 pagi dan ingat biasanya jam 2 siang semua ramen sudah terjual habis!

Kalian para pencinta kuliner yang akan mengunjungi Singapura wajib mencobanya. Singaporean ramen yang kaya akan cita rasa ini. Buat kalian yang mau kesini naik lah MRT downtown line dan stop di Telok ayer, keluar di pintu C dan temukan maxwell street.Belum lengkap rasanya ke Singapura tanpa mencicipi makanan lokal yang murah dan sudah diakui dunia kelezatannya. Selamat berjuang para pecinta kuliner! πŸ˜ŽπŸ€“

Kategori : non Halal food

lots of love,

CK