Makanan favorite selama di Perancis

Makanan Perancis gw anggap sebagai makanan yang sexy abis karena selain lezat dan selalu ada seni di dalamnya. Restaurant Perancis yang ada diseluruh dunia pasti memiliki gaya tersendiri, selalu terkesan mewah dan mahal bukan? Ya memang begitulah kenyataannya, karena bahan dasar dari makanan Perancis itu sendiri sudah mahal seperti keju dan wine. So I think it will be impossible kalau makanan Perancis bisa dijual murah.

Di tahun 2010, French gastronomy dinobatkan sebagai “world’s intangible cultural heritage” oleh UNESCO karena gaya memasak orang Perancis berkontribusi besar dalam western cuisines dan menjadi salah satu mata kuliah wajib dalam culinary school di seluruh dunia.

Selama gw di Perancis, ada beberapa makanan yang menjadi favorite gw. Disini gw akan membahas Le plat principal atau makanan utama yang menurut gw aman untuk gw makan (tidak mengandung daging babi, daging sapi dan keju dari susu kambing).

IMG_5894#Kebab

Makanan cepat saji satu ini bisa kalian temukan di berbagai penjuru di Perancis. Makanan yang berasal dari Turki cukup populer disana dan juga dikenal dengan makanan yang berlabel halal. Makanan ini berasal dari daging sapi, domba, ataupun ayam. So buat kalian yang muslim dan bingung mau makan apa di Perancis bisa coba kebab disana. Rata-rata penjual kebab adalah orang Perancis keturunan muslim. salah satu restaurant favorite gw letaknya di dekat wet market saint genieve de bois. Mau siang, sore, malam selalu dipenuhi pengunjung. Kalian bisa pesan kebab yang dibungkus dengan tortilla seharga euro 6 atau pesan lengkap seharga euro 10 dan akan dihidangkan di piring tanpa tortilla dan ada tambahan Persian rice yang rasanya special dan enak banget!

IMG_5944#ConfitdeCanard

Merupakan makanan terbaik dan favorite di Perancis. Kalian bisa menemukan menu ini disetiap restaurant yang ada di Perancis. Confit de canard adalah makanan yang dibuat dari daging bebek yang dibumbui dengan bumbu khusus dan dibiarkan selama 3 hari di dalam kulkas. Biasanya bagian paha yang dijadikan confit de canard. Cara pengolahannya bisa digoreng dengan minyak sampai kering atau dipanggang didalam oven, yang pasti rasanya lezat dan dagingnya lembut banget!

IMG_6086#Lemagretdecanard

Makanan olahan dari bebek memang menjadi makanan favorite selama di Perancis. Le magret de canard ini merupakan olahan dada bebek yang dipanggang dan diberikan saus keju. Gw suka dagingnya dipanggang well done tetapi tetap saja terkadang dagingnya masih basah. Anyway gw suka makanan ini karena dagingnya tidak amis dan kaya akan bumbu. Selain itu saus keju sebagai nilai plus karena rasanya makin nikmat!

IMG_6133#Lepoissonavecsaucedevin

Gw lagi mengurangi makan daging sapi karena alasan kesehatan so selain bebek menu yang cocok buat gw adalah ikan. Le poisson avec sauce de vin artinya ikan dengan wine saus. Di Perancis kalau makan ikan pasti dikasih nasi sebagai side dish. Nasinya bukan nasi putih biasa tetapi diolah dengan saus atau bumbu tertentu jadinya lebih berasa. Ikan dengan saus wine ini merupakan menu populer di setiap restaurant. Wine yang dicampur dengan bumbu lain membuat rasa ikannya tidak bisa dilupakan deh!

kategori makanannya mungkin tidak halal karena cukup susah untuk mencari restaurant dengan label halal selama di Perancis.

Share lot of loves,

CK

Makan ‘Pho’ di Long Phung

Pho adalah sebutan untuk makanan khas dari Vietnam berupa mie berkuah dengan irisan daging. Waktu gw ke Ho chi minh banyak banget penjual Pho baik di gerobak pinggir jalan ataupun di restaurant. Waktu gw makan di restaurant harganya sekitar SG$ 2 – 5 mungkin kalau makan di gerobak pinggir jalan akan jauh lebih murah ya but gw ga berani coba karena gw rasa kurang pas buat perut gw yang sensitif ini.

Kali ini gw mau cerita tentang restaurant Vietnam di Singapura namanya Long Phung. Letaknya di 189 Joo Chiat Road, bukanya dari jam 12 siang – 10.30 malam. Waktu gw gooling, gw nemu banyak banget blog yang ngebahas tentang Long Phung terutama blogger lokal dari Singapura, ga salah kalau Long Phung menjadi restaurant Vietnam favorite disini. Setiap jam makan siang dan makan malam, Long Phung selalu ramai didatangi pengunjung yang rela untuk mengantri demi makan disini.

Dari rumah jaraknya sekitar 1,5 km atau 30 menit berjalan kaki. Gw dan Nico berjalan kaki di siang bolong dan sampailah kita di Long Phung. Siang itu sekitar jam 1 ada sekitar 5 group yang sedang antri di depan kita. Sebenarnya di Joo Chiat road ada banyak sekali restaurant Vietnam tetapi tidak seramai di Long Phung ini.

Giliran kita pun tiba, saat kita ngantri gw udah baca menu yang dipajang di luar. Ada bermacam-macam makanan Vietnam dari yang berkuah sampai yang kering. Jelas kita langsung memesan Pho dengan daging brisket sapi. Rasanya persis banget sama yang di Vietnam! Soalnya gw pernah coba makan di restaurant Vietnam lain di Singapura, rasanya biasa aja cenderung hambar. Kuah Pho nya sangat berasa, karena banyak banget daun-daunan yang dicampur. Brisket daging sapinya juga lembut banget pokoknya mak nyus kalau kata pak bondan. Harganya SG$ 7.5 / porsi dan mereka hanya menerima pembayaran tunai.

Semenjak kita coba makan di Long Phung, setiap ada temen atau keluarga yang doyan makanan Vietnam selalu kita bawa kesini. Bahkan papa mertua gw yang setiap tahun selalu liburan ke Vietnam bilang kalau Pho nya enak. Selain Pho banyak makanan lain yang bisa kalian coba. Gw pernah coba makanan lain tetapi Pho lah yang menjadi makanan favorite gw disini!

Setelah makan di Long Phung kalian bisa jalan-jalan disekitar Joo Chiat Road banyak sekali shop house bergaya kuno disini dan yang pasti instagramable banget. So foodie selamat mencoba ya!

kategori makanan non-halal

Lot of loves,

CK